Home Berita Harga Telur Meroket Menjelang Ramadan

Harga Telur Meroket Menjelang Ramadan

336
0
SHARE
Peni, salah satu penjual telur di pasar Klojen sedang melayani pembeli di kiosnya (yudha/memo)

Menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah komoditas pokok di beberapa pasar Kota Malang mengalami kenaikan. Salah satunya adalah telur ayam ras yang saat ini melonjak hingga Rp 25 ribu per kilogram.

Peni, salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Klojen mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi sejak pekan lalu. Saat ini harga sudah menyentuh Rp 25 ribu per kilogramnya.

Padahal, pekan lalu ia masih menjual pada harga Rp 22 ribu per kilogram. Mulai naik tiga hari lalu menjadi Rp 24 ribu per kilogram. “Sudah tiga harian ini naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Setiap mejelang bulan puasa memang mesti naik,” ungkapnya ketika sebagaimana ditulis harian pagi Koran Memo, Jumat (11/5).

Menurutnya, harga telur Rp 25 ribu saat ini sama dengan harga tertinggi telur ayam pada musim Ramadhan dan Lebaran tahun 2017. Hal ini yang paling dikhawatirkan oleh para pedagang, harga bahan pokok terutama telur selalu naik terus. Namun, kenaikan harga tersebur tidak mempengaruhi pasokan. “Hingga kini pasokan masih aman. Tidak ada pengurangan pasokan telur ayam ras dari distributor,” tuturnya.

Dia menambahkan, lonjakan harga telur tersebut biasanya dipicu karena banyaknya permintaan jelang Ramadhan. Lonjakan harga telur ayam memang kerap terjadi menjelang Bulan Ramadhan lantaran, tingginya kebutuhan masyarakat akan telur ayam saat Ramadhan, sehingga mengakibatkan lonjakan harga. “Biasanya harga telur akan semakin meningkat hingga menjelang hari Idul Fitri nanti,” ujarnya.

Kenaikan harga ayam dan telur juga dibenarkan oleh sejumlah ibu rumah tangga di Kota Malang. Menurut Siti Rohani, salah satu ibu rumah tangga mengatakan hal tersebut sudah umum menjelang bulan puasa Ramadan, harga kebutuhan pokok selalu naik. Dia berharap pemerintah mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok, agar kenaikannya tidak terlalu tinggi, sehingga masyarakat tidak terbebani. “Harga ayam dan telur memang lagi naik menjelang puasa ini. Diharap pemerintah daerah dapat mengatasi hal ini agar harganya terkendali,” pungkasnya.

Sumber : Harian Pagi Koran Memo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here