Home Berita Jembatan Brawijaya Kediri Akhirnya Kembali Dikerjakan

Jembatan Brawijaya Kediri Akhirnya Kembali Dikerjakan

152
0
SHARE

Proyek pembangunan Jembatan Brawijaya di Kota Kediri yang telah sejak tahun 2013 silam mandek akhirnya berlanjut. Dikutip dari koranmemo.com, para pekerja sudah tampak kembali melakukan aktifitas di lokasi proyek. Bahkan tampak beberapa pekerja sudah mulai sibuk menggarap gerbang dan kolom jembatan.

Dikutip dari koranmemo.com, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Kota Kediri, Sunyata membenarkan dimulainya pembangunan Jembatan Brawijaya. Menurut Sunyata, pihaknya telah melakukan perjanjian kontrak pelaksanaan pembangunan dengan PT Fajar Parahyangan selaku rekanan pelaksana.

“Pembangunannya sudah dimulai tanggal 5 Juli kemarin dengan adanya penandatanganan kontrak pelaksanaan pembangunan Jembatan Brawijaya dengan PT Fajar Parahyangan,” ujarnya seperti dikutip dari koranmemo.com, Selasa (24/7).

Sunyata berharap, PT Fajar Parahyangan bisa menyelesaikan pembangunan jembatan sesuai dengan  kontrak yakni tanggal 21 Desember 2018. Sesuai perhitungan, penyelesaian bangunan fisik jembatan membutuhkan anggaran sebesar Rp 11 miliar. “Ini tinggal lantai kendaraan, tiang gapura, dan pengaspalan saja. Pengerjaannya bertahap dulu, sekarang masih mengerjakan gerbangnya, membuat kolom – kolom untuk gerbangnya itu. Kita berharap bisa selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak yang sudah kita buat,” katanya.

Seperti diketahui, Jembatan Brawijaya sudah mulai dibangun sejak tahun 2010. Namun, dalam perjalanannya,  proyek itu diwarnai dugaan penyimpangan anggaran sehingga dilakukan proses hukum oleh kepolisian. Akhirnya pada tahun 2013 mega proyek itu diberhentikan. Tiga pejabat Dinas PU saat proyek berjalan terseret kasus hukum dan telah dijatuhi vonis oleh Pengadilan Tipikor Surabaya pada bulan Mei 2018.

Sementara itu pantauan Koran Memo, sejumlah pekerja memang mulai beraktivitas di lokasi pembangunan Jembatan Brawijaya. Mereka membersihkan karat dan pasir yang menempel pada besi. Selain itu ada pula yang menggergaji kayu dan triplek untuk bekisting (cetakan sementara untuk penahan beton,red)

Sumber : koranmemo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here