Home Berita Maling Kambing Naik Mobil Terios

Maling Kambing Naik Mobil Terios

277
0
SHARE

Jika tindak pidana pencurian umumnya di lakukan oleh kalangan menengah ke bawah, lantaran terdesak kebutuhan ekonomi, tidak dengan komplotan pencuri di wilayah Blitar ini. Hanya untuk mencuri kambing saja, mereka rela menyewa sebuah mobil, yang bisa dibilang mewah, yaitu Daihatsu Terios.

Sialnya, ketika komplotan beranggotakan 3 orang itu sedang beraksi, pemilik kambing melihat aksi mereka. Pemilik langsung berusaha menghadang ketika mereka berusaha membawa kabur binatang ternak jarahannya.

Dikutip dari AGTV News, Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan di Dusun Ngampel Desa Candirejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Mereka adalah Joko, warga Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok serta Budi dan Hadi, keduanya warga Desa Kemloko Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

“Pelaku mencuri seekor kambing milik Sucipto. Awalnya Sucipto ini curiga dengan suara berisik di samping rumahnya. Saat diintip dari jendela, ada tiga orang yang sedang mengiring kambingnya menuju jalan desa,” jelas Kapolres Blitar Kota, Kamis (25/1).

Kapolres menambahkan, ternyata kambing tersebut dimasukkan ke dalam mobil Daihatsu Terios dengan nopol AG 458 PY. Mobil pelaku ini hasil menyewa di sebuah rental.

“Ternyata pelaku ini sudah menyiapkan mobil untuk melancarkan aksinya tersebut. Mengetahui hal itu, Sucipto segera menelepon beberapa tetangganya. Warga yang geram sempat menghajar para pelaku. Kemudian warga melaporkan kasus pencurian itu ke Polisi,” tambah Kapolres.

Sementara salah satu pelaku, Budi mengaku, mencuri kambing untuk keperluan tasyakuran lahiran anaknya. Dirinya mengajak dua temannya setelah selesai kerja. “Rencananya tidak dijual tapi untuk kebutuhan tasyakuran seminggu kelahiran anak saya,” kata Budi lirih.

Karena sempat ditangkap warga, salah satu pelaku terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit Mardi Waluyo Kota Blitar, karena luka parah dihajar warga. Dari apa yang dilakukan ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sumber : agtvnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here