Home Berita Polisi Temukan Tanaman Ganja di Kontrakan Mahasiswa

Polisi Temukan Tanaman Ganja di Kontrakan Mahasiswa

229
0
SHARE

Tiga orang mahasiswa perguruan tinggi negeri yang tinggal di rumah kontrak di Perumahan Graha Dewata Blok MM No. 23, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, diringkus oleh anggota Polsek Dau, Kamis (25/7). Mereka diamankan bersama barang bukti berupa 9 pohon ganja sebagai barang bukti.

Dikutip dari koranmemo.com, Kapolsek Dau, Kompol Endro Sujiat mengatakan, ketiganya adalah FA (22) warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, AB (24) warga Kecamatan Pesanggrahan, DKI Jakarta, dan AM (22) asal Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan.

Sebelumnya, petugas mendapat informasi adanya gangguan kamtibmas dari rumah yang mereka tinggali. “Karena mendapat laporan warga, pihak kepolisian langsung mengecek kontrakan itu sekitar pukul 04.30 WIB dan melihat tanaman ganja disebuah ruangan dapur. Tanaman ganja tersebut ditaruh diruang tertutup dengan disinari lampu,” ungkapnya, seperti dikutip dari koranmemo.com.

Polisi kemudian melakuan penyelidikan dan pemantauan. Ketika diperiksa, polisi menemukan 9 pohon ganja di dalam dapur rumah. Di hadapan petugas, mereka mengaku mendapat benih ganja dari seseorang berinisial S, yang saat ini ditetapkan masuk dalam DPO (daftar pencarian orang).

FA juga mengaku memperoleh tata cara penanaman daun terlarang itu dari internet. “Pelaku mendapat bibitnya dari Lawang, Kabupaten Malang dan rencananya akan dikonsumsi sendiri jika sudah tumbuh besar daripada membeli,” ujarnya.

Selain sembilan pohon ganja, polisi juga menyita 8 pot, 5 kaca cermin, 1 kipas angin, 4 lampu LED, 1 kabel rool, 1 plastik media tanam dan 1 plastik pupuk NPK. Semuanya itu adalah alat untuk merawat tanaman ganja yang kini berusia enam bulan. Ketiganya dikenai pasal 111 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun.

“Kami masih selidiki kasus ini termasuk siapa pemasok ganja yang dia dapat itu,” pungkasnya.

Sumber : koranmemo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here