Home Pengetahuan Proses Terjadinya Gerhana Bulan, dan Jenisnya

Proses Terjadinya Gerhana Bulan, dan Jenisnya

2201
0
SHARE
gerhana bulan

Gerhana bulan maupun matahari merupakan fenomena alam yang rutin terjadi. Gerhana bulan terjadi ketika sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Kondisi itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.

Gerhana bulan terjadi apabila bulan sedang berposisi dengan matahari. Karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5 derajat, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari mengakibatkan terjadinya gerhana bulan.

Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika memunculkan 2 buah titik potong yang disebut Node. Yakni titik dimana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut.

Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya bila terjadi gerhana bulan akan diikuti dengan gerhana matahri karena kedua node tersebut terletak pada garis yang memhubungkan antara matahari dengan bumi.

Bulan masih terlihat saat gerhana

Sering kali ketika gerhana, bulan masih dapat terlihat. Hal ini disebabkan, masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Kebanyakan, sinar yang dibelokkan mempunyai spectrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana, bulan akan menampakkan warna gelap, bisa juga berwarna merah tembaga, jingga maupun coklat.

Jenis-Jenis Gerhana Bulan

Gerhana bulan total, yang terbagi menjadi 2 yaitu :

Gerhana Bulan Total Negatif

Pada gerhana ini posisi bulan akan tepat berada pada daerah NTT dan warna bulan menjadi merah tetapi tidak rata.

Gerhana Bulan Total Positif

Pada gerhana ini bulan melalui titik pusat daerah umbra dan warna bulan menjadi merah merata.

Gerhana Bulan Sebagian

Pada gerhana ini bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari, sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada didaerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.

Gerhana Bulan Penumbra

Pada gerhana ini seluruh bagian bulan berada dibagian penumbra, sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Cara Melihat Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Setiap tahun diperkirakan gerhana bulan ini dapat terjadi dua sampai lima kalian. Gerhana bulan total lebih jarang terjadi. Lain halnya dengan gerhana matahari. Gerhana bulan dapat dinikmati dengan mata telanjang sehingga aman untuk dilihat secara langsung dan tidak berbahaya. Untuk dapat menikmati gerhana bulan dengan jelas, dapat dengan menggunakan alat seperti teleskop atau teropong.

*disadur dari berbagai sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here